Traveling ke Pulau Peucang, Taman Nasional Ujung Kulon - Banten

Hi Beau!



Tidak diduga, ini adalah post yang cukup banyak di-request oleh netizen hahaha. Jadi, tanggal 29 Desember, mendekati akhir tahun 2017 kemarin aku menyempatkan untuk liburan ke Pulau Peucang, Ujung Kulon Jawa Barat! Iya, Ujung Kulon yang ada Taman Nasional tempat penangkaran Badak itu. Tapi aku nggak main ke Taman Nasional nya, yah. Jadi jangan tanya apakah aku ketemu Badak apa engga hihihi. Aku  kesana sengaja datang untuk mengincar pantai dan pulau cantik di sekitaran Pulau Peucang!

Day 1

finally arrived!

Perjalanan dari Jakarta ke Pulau Peucang memakan waktu kurang lebih 8 jam lewat jalan darat dan sampai di Desa Sumur. Kemudian 1 - 2 jam untuk menyebrang pulau menggunakan kapal.  Pukul 10 malam saya berangkat, kira-kira jam 8 pagi sudah sampai ke Pulau Peucang. Perjalanan cukup fantastis, terutama lewat jalan darat karena aksesnya belum mulus so, saya minum antimo supaya lelap tertidur dan bisa beristirahat. 

Pagi hari pun sempat hujan, udara cukup dingin dan saya pun mengantuk terkena angin sepoi-sepoi di kapal. Perjalanan yang cukup panjang tersebut terbayar lunas di detik pertama saya menginjakkan kaki di Pulau cantik tersebut.  Air terlihat sedikit pucat karena habis hujan, tapi saya kegirangan bukan main! Kamu bisa lihat sendiri indahnya Pulau ini. 




silau! 
One thing to notice, siap-siap kehilangan sinyal handphone ya di Pulau Peucang ini. Jadi liburan kali ini sekalian digital detox buat saya. But i don't mind at all! Pasirnya putih, lembut, dan airnya biru jernih plus banyak ikan! Rasanya ingin langsung berenang! Tapi, sesuai rencana, kita simpan semua barang bawaan di penginapan dan hanya membawa barang seperlunya.  Kita akan melakukan trekking pulau terlebih dahulu dan masuk ke hutan hujan tropis. Setelah istirahat dan siap-siap, pukul 9 pagi kami berangkat! Wohoo!

saya foto dari belakang karena muka udah nggak kontrol haha

Di dalam hutan hujan tropis, tentu saja udaranya lembap. Jadi persiapkan semprotan anti nyamuk yaa. Kalau bisa gunakan pakaian yang menutupi kulit, karena akan banyak tumbuhan dan serangga kecil yang mungkin nyangkut di kulit kamu. Hihihi. Pakai juga celana yang nyaman, aku sendiri pakai celana bahan scuba yang ringan dan kuat. Untuk alas kaki boleh pakai sepatu trekking / sandal gunung. Saya prefer pakai sandal gunung karena lebih gampang dibersihkan, cepat kering dan ringan jika dibandingkan dengan membawa sepatu. Namnu kita harus berhati-hati agar tidak terantuk akar pohon, batu dan ranting ya.



Anyway, pepohonan disini cukup spektakuler. Namanya juga hutan ya, aroma kompos dan lembapnya cukup kuat.  

Fun Fact: Pada tahun 1883 letusan Gunung Krakatau (Selat Sunda - Lampung) juga memberangus Pulau Peucang ini, namun ada satu pohon yang bertahan hidup dan masih ada di Pulau Peucang hingga saat ini, yaitu Pohon Ara "Kiara". Usia pohonnya kira-kira 1 abad, guys. So i take a moment of silent to appreciate this God's majestic creation. 

baca juga:  Short Trip to Pahawang Island - Lampung


Kira-kira 1 jam trekking, akhirnya sampai juga saya di puncak tebing pulau dan memasuki lokasi Karang Copong. Basically, Karang Copong ini adalah sebuah karang yang bolong di tengahnya, karena terkikis air laut secara alami. Tapi, saya lebih excited untuk foto pemandangan dari atas karang nya hehe. 


View di atas karang nya oke, angin nya pun cukup kencang. Saya istirahat sebentar karena badan sudah penuh keringat setelah trekking. Kalau kita rutin olahraga sih nggak bakalan capek kok. Sambil memandang laut, saya berpikir, mungkin kalau menikmati sunset disini bakalan keren banget. Tapi saya agak ngeri kalau ingat pulangnya harus lewat hutan hujan tropis lagi, saat malam hari. Hehe, makasih. Mungkin lain kali ya kalau sudah lebih prepare.

Anyway, setelah sampai kembali ke penginapan kira-kira jam 2 siang. Kami istirahat 1 jam dan siap-siap untuk kegiatan selanjutnya yaitu, snorkling! Yang bikin gemes adalah, pantai di depan penginapan kita pun cantik bukan main. Di dermaga saja, ikan nya berlimpah!

Setelah berputar-putar dengan kapal, akhirnya ketemu juga spot snorkling / free diving yang cocok. Untuk outfit snorkling, aku pribadi sih lebih nyaman dengan pakaian renang yang tertutup. Aku juga selalu bawa outwear karena setelah dipping, pasti kita kedinginan kan. Nah, kalau kamu mau foto-foto, boleh banget pakai outwear yang lucu-lucu.




nggak pake filter airnya udah biru bangettt


Anyway, setiap traveling saya selalu bawa topi atau head pieace lain seperti beanie dan headband. Ini cara untuk menyiasati rambut saya yang pastinya akan lepek, basah atau berantakan. Di foto pun jadinya lebih gaya kan. Hehehe.

Oiya, hal yang saya notice di Pulau Peucang ini adalah banyaknya satwa liar yang merupakan penduduk asli Pulau. Fakta unik, ternyata landscape pulau ini cukup lengkap lho. Mulai dari hutan hujan tropis, padang rumput, semak tebal menjadikan Pulau Peucang habitat yang baik bagi satwa liar. Di Pulau Peucang ini saya bertemu babi hutan, rusa, monyet, dan biawak (yang gede banget!). Sebenarnya, ada juga padang tempat merumput nya kawanan bison, sayangnya hari itu kami telat datang dan kawanan bison nya sudah pergi.

babi hutan
Babi hutan ini selain berkeliaran, literally di hutan, juga banyak berkeliaran di dekat penginapan pantai tempat kami menginap. Hewan lain pun dengan bebas berjalan-jalan. Jadi, kalau keluar penginapan jangan kaget kalau ketemu hewan-hewan ini ya.

onyit yang curious

Puas berpetualang seharian, malamnya kami makan malam sederhana yang dimasak oleh penduduk setempat. Menu nya ikan bakar, sambel kecap, tahu goreng dan kawan-kawan. Karena cukup lelah jadi rasa makanannya enak banget hehe. Oiya, dinner nya cukup spesial karena kita ditemani rusa - rusa yang datang menghampiri. Mungkin karena mencium bau makanan ya, hehe. Sayangnya, kamera saya tinggal di kamar,  jadi peristiwa gemas itu tidak sempat diabadikan hihi.  Malam itu saya tidur cepat dan pasang koyo di sekujur tubuh, supaya badan bisa rileks dan besok tidak ada yang kram. Hehe..

Day 2



Paginya, setelah sholat subuh saya nggak sabar untuk ambil kamera (yes fully charged semalam) dan jalan jalan ke dermaga. Secara yaa, sunrise adalah salah satu moment yang paling saya tunggu tiap traveling. Bersyukur kayanya aku yang pertama datang ke dermaga, jadinya dapat spot paling bagus hehe *gercep.

Yang paling saya suka dari Pulau Peucang ini adalah air lautnya yang sangaaat tenang. Jadi, letak pantai nya memang terlindungi oleh bentuk pulau yang melengkung gitu guys, sehingga bentuknya seperti teluk. Hasilnya, air yang tenang tanpa ombak ketika di foto! Bahkan, pantai ini terlihat seperti danau ya. Sambil menikmati pemandangan, saya jadi flashback dan sadar kalau disini Pantai nya mirip sekali dengan Danau Ranukumbo! Kira-kira sudah 4 tahun yang lalu ketika saya pernah main ke sana. Ah, jadi rindu, tapi berat, aku tak sanggup, biar Dilan saja *EAAA.

Peucang Island, unfiltered 

Setelah puas menikmati pagi di dermaga, kami siap-siap untuk sarapan dan berpetualang ke tujuan selanjutnya. pagi ini saya hanya bersih-bersih cantik dan tidak mandi. Soalnya kan nanti bakalan nyemplung lagi so, what's the fuss hehe. 

Pagi di hari kedua, sangat cerah dan terlihat lah warna biru yang kinclong terpampang nyata baik di langit maupun di airnya. Cahaya matahari juga cukup silau sehingga saya pun agak kesulitan untuk membuka mata. Guys, jangan lupa pakai sunscreen ya! Meskipun panas, kalau pakai sunscreen kita ngga perlu ngumpet-ngumpet berteduh. Dijamin ngga nyesel karena hampir bisa dipastikan nggak akan fail kalau ambil foto disini.



Oiya, untuk outfit hari kedua ini saya pakai summer dress dengan bahan yang cepat kering. Di dalam dress ini saya sudah menggunakan pakaian renang dan juga legging. Sehingga kalau sewaktu-waktu kepingin nyemplung sudah ready. Summer dress macam ini sangat versatille. Karena selain bagus ketika di foto (ahem), juga mudah untuk di mix n match dan ringan di bawa dalam ransel.


Hari kedua kami pergi ke Pulau Badul. Di atas kapal dalam perjalan ke Pulau Badul akhirnya ada sinyal handphone juga. Lumayan banyak notifikasi yang masuk karena sudah 24 jam tanpa sinyal kemarin. Hehe. Agenda ke Pulau Badul ini sebenarnya untuk canoeing di Sungai Cigenter, sungai yang terbentuk ditengah  pulau. Lucu ya, dari aliran laut semacam membentuk kanal dan menyambung ke sungai air tawar ini. Di sungai ini juga banyak vegetasi yang unik, seperti Sungai Amazon ala ala gitu lah. Kita bisa merasakan asyik (dan capeknya) mendayung. Saya jadi ingat pernah mendayung kapal juga mangrove forest. hehe.


Cukup seru tapi saya nggak berhasil mendapatkan gambar yang cukup bagus ketika saya naik canoe nya. Selain karena susah dapat angle foto yang bagus kalau pakai go pro, hujan kembali turun saat kami di atas kapal, sehingga saya ngga bisa lama-lama pegang mirorrless.



Warna airnya unik, dan ambience di Sungai Cigenter ini juga seru ya. Seperti stranded somewhere tropical gimana gitu. Nah, kalau sudah di Pulau Badul ini agak susah sinyal lagi guys. Jadi manfaatkan waktu di atas kapal untuk memberi kabar kepada keluarga / orang terdekat yaaa.

Anyway, setelah puas canoeing kami kembali ke kapal. Sambil mengarah kembali ke Desa Sumur (tempat awal kami datang, sebelum menyebrang pulau), kami mencari spot snorkling terakhir! 

Nah, spot terakhir ini berada di daerah yang ombak nya cukup besar karena area nya terbuka dan angin bertiup kencang. Tadinya, saya berniat snorkling dan berenang sampai ke Pulau terdekat kemudian kembali ke kapal (sok ide). Namun ternyata karena keterbatasan waktu, akhirnya sisa tenaga saya gunakan untuk kembali ke kapal. Eh benar saja. Hujan lagi, kali ini disertai angin kencang. Wah! Untung saya nggak nekat maksa berenang sampai pulau tadi. 

Sambil makan siang kami kembali berkapal dan kira-kira pukul 3 sore kami sampai di Desa Sumur. Setelah mandi dan bersih-bersih pukul 5 sore kami menuju Jakarta lewat jalan darat. Tak lupa saya minum antimo lagi supaya tidak mual dan bisa istirahat.

Pukul 11.30 malam kami tiba di Jakarta, tepat waktu mendekati pergantian malam tahun baru. Saya memang tidak pernah merayakan secara special ya. Tapi kembali nya kami dari remote area, kemudian sampai Jembatan Semanggi disambut kembang api yang indah. Rasanya fancy dan liburan kali ini terasa mevvah. Hehe. Definitely, one of the best highlight of 2017.


Tips ke Pulau Peucang:

  1. Harga tour ke Pulau Peucang berada di kisaran Rp 750.000 - Rp 1.000.000,- jangan lupa siapkan 'uang jajan' untuk bekal makanan/ snack karena di penginapan di Pulau Peucang / Pulau Handeleum benar-benar tidak ada apa-apa. 
  2. Tidak perlu bawa baju banyak. 1 stel pakaian akan dipakai seharian. Bawalah pakaian renang lebih dari satu / underwear dengan bahan yang cepat kering. 
  3. Di Pulau Peucang dan sekitarnya sangat susah sinyal, bisa dibilang hampir tidak ada. Kamu akan dapat sinyal ketika berada di atas kapal, sehingga manfaatkan untuk update kabar ke orang terdekat ya.
  4. Bawa Sunnies, Kain Pantai, Sunblock, Spray Anti Nyamuk, Topi/Headpiece, Koyo dan Antimo. Dijamin berguna
  5.  Be modest, karena ini bukan liburan mewah. Jauh dari hype, tapi justru itu yang membuat Pulau Peucang ini special, belum ramai pengunjung. Nikmati segala keterbatasan, seperti penginapan yang ala kadarnya, wc umum yang dipakai ramai-ramai, dan siap-siap bertemu dengan hewan eksotis yang berlalu lalang!

Semoga tahun 2018 ini saya bisa menyisihkan waktu untuk traveling lagi!  
Ada yang sudah pernah ke Pulau Peucang? Share di comment bar di bawah yah!



Have a nice day!


XOXO



2 comments:

  1. Kalau boleh tau, pakai travel agentnya apa untuk kesana?

    ReplyDelete

Labels

Review (68) Product (42) endorsement (38) Beauty (32) Article (31) Favorite (30) Sponsored (30) Natural (29) favorite item (28) Sociolla (24) Skincare (18) Sociolla Blogger Network (17) Event (16) makeup (16) Product review (15) Eye Makeup (14) Tutorial (13) Local (12) Skin (12) Tips (11) Tutorials (11) local brand (11) clozette (10) Affiliate (9) Beauty Blogger (9) travel (9) Blogger (8) Event Report (8) Fashion (8) Foundation (8) Lips (8) Cleanser (7) Fragrance (7) Korean (7) beauty clinic (7) eyeshadow (7) Facial (6) Korean Skincare (6) Lipstick (6) Serum (6) Sociolla Bloggers (6) facial treatment (6) Face (5) Health (5) Skin Treatment (5) Travel Blogger (5) Travel Diary (5) Treatment (5) drug store (5) photo facial treatment (5) Ad (4) Base Makeup (4) Clinic (4) Clozette Indonesia (4) Drugstore (4) Eye (4) Hair (4) Indonesia (4) Indonesian Beauty Blogger (4) Jakarta (4) Lifestyle (4) Moisturizer (4) Online Shopping (4) Red Lips (4) clozette review (4) endorsed (4) jakarta go (4) liquid lipstick (4) Beauty Redemption (3) Blogger Ceria (3) Blush On (3) Body (3) Coffee (3) Collagen (3) ELF (3) Eyeliner (3) Fresh (3) High End (3) Indonesian Vlogger (3) Loreal (3) Parfume (3) Powder (3) Report (3) Roses (3) Sephora (3) Smokey Eyes (3) Sociovit (3) Toyota (3) Vlog (3) Zalora (3) beach (3) cleansing (3) cushion (3) eyelashes (3) giveaway (3) healthy (3) maybelline (3) micellar water (3) nature (3) Anti-Aging (2) Asian Brand (2) Avene (2) Beauty Vlogger (2) Beautylosophy (2) Benefit (2) Bloggerbabes (2) Body Mist (2) Car (2) Central Park (2) Contour (2) Copia (2) Disney (2) Diva Beauty Drink (2) Dove (2) Egyptian Magic Cream (2) Emergency (2) Emina (2) Evete (2) Evete Naturals (2) Eyebrow (2) Garnier (2) Infallible (2) Inspired by (2) Jalan jalan (2) L'Oreal Infallible (2) Laser (2) Lashes (2) Makeup Challange (2) NYX (2) Night (2) Night time Skincare (2) Oil (2) Palette (2) Rosehip seed oil (2) Secret Key (2) Sensitive skin (2) Shampoo (2) Stila (2) Talk (2) The Clinic ID (2) Trend Alert (2) Trip (2) Video (2) Vitamin C (2) bali (2) beauty journal (2) e-commerce (2) eau de toilette (2) fashionweek (2) fit (2) food (2) lotion (2) martha tilaar (2) network (2) online patform (2) poreless (2) social media (2) story (2) trends (2) wardah (2) workshop (2) zara (2) #fashion #localbrand #designer #BEKRAF #Indonesia (1) 20 fit (1) 2014 (1) 2016 (1) 60s (1) 90s Inspired Makeup (1) Alice (1) Alpha-H (1) Althea (1) Anti-dullness (1) Apparel (1) April Skin (1) Ariel Impulse (1) Art (1) Backpacker Indonesia (1) Banten (1) Bath (1) Beauty Drink (1) Beauty Talk (1) Ben Nye (1) Bio Oil (1) Biokos (1) Blog (1) Blogger. Eau thermal (1) Brazilian Wax (1) Brie Studio (1) Brightening (1) Brushes (1) Bulumata (1) Caring by Biokos (1) Castle (1) Cat eye (1) CelebratingTheNewYou (1) Celebrity (1) Cetaphil (1) Chanel (1) Charm (1) Clarins (1) Clinique (1) Clothing (1) Coffee Scrub (1) Collaboration (1) Colored Smokey Eye (1) Conditioner (1) Conversation (1) DDcream (1) Deciem (1) Decluttering (1) Diva (1) Dogs (1) Doll Look (1) Dry Hair (1) Dry skin (1) ELizabeth Arden (1) Endorsment (1) Esqa (1) Essence (1) Evian (1) Exfoliation (1) Eye cream (1) EyeMakeup (1) Eyelash Lift (1) Eyeshadow Palette (1) Face Scrub (1) Facial Wash (1) Fake Lashes (1) Flirty (1) Fun Bike (1) Game of Thrones (1) Get Ready With Me (1) Gossip Girl (1) Gray (1) Green Coffe (1) Green Coffee (1) Guerisson (1) Guy (1) HD (1) Hair Oil (1) Hair Tonic (1) Herbalife (1) High Definition (1) High Heels (1) Highlighter (1) Home made (1) How I Met Your Mother (1) Hush Puppies (1) IPL (1) Icon (1) Imperial Leather (1) Indonesian Female Bloggers (1) Innocent (1) Ionessence (1) Ipanema (1) Kabuki Brush (1) Kepulauan Seribu (1) Khaki (1) Kose (1) Kosecosmeportid (1) L'Occitane (1) L'Oreal (1) LA Colors (1) La Rose Rouge (1) Laneige (1) Laneige Sleeping Pack (1) Laser & Light (1) Launch (1) Liquid Gold (1) LookeCosmetics (1) Luna Habit (1) Luxola (1) Luxola Indonesia (1) Makeup Box (1) Makeup Brush (1) Makeup Remover (1) Mangrove forest (1) Marc Jacobs (1) Mascara (1) Maybelline color sensational (1) Men (1) Menstruation (1) Movie (1) Museum (1) NYX I Dream of Antigua (1) Nescafe (1) Neutral (1) Number 61 (1) Nusa Dua (1) Nutrisi kulit (1) OOTD (1) OST C 21.5 (1) OST serum (1) Ombre Eye Makeup (1) Oxygeneo (1) Pahawang Islang (1) Pamper (1) Pantai (1) Physiogel (1) Priceza (1) Procollagen (1) Pulau Bali (1) Pulau Bandul (1) Pulau Macan (1) Pulau Macan kecil (1) Pulau Pahawang (1) Pulau Peucang (1) Purple (1) RTSY (1) Real Techniques (1) Red Serum (1) Roses et Reines (1) Rosy Dewy Makeup (1) Secret Kiss (1) Sephora Indonesia (1) Sephora Sunset Desert Eyeshadow and Blush Palette Review (1) Serum Pencerah (1) Setting Spray (1) Sexy (1) Shiseido (1) Shoes (1) Skin & Lab (1) Skincare Makeup (1) Smart Shopping (1) Snorkle (1) Soap Bar (1) Some Kind of Gorgeous (1) Steve madden (1) Style (1) Sulwhasoo (1) SunBeam (1) Sunblock (1) Sungai Cigenter (1) Superfruit (1) TV series (1) The Face Shop (1) The Mentalist (1) The Ordinary (1) TheHolyLipSeries (1) Tiger Island (1) Tokopedia (1) Toner (1) Traveling (1) Trick (1) Tricks (1) Ultima II (1) Unboxing (1) Under Arm (1) Under eye (1) Vampy look (1) Vanity Trove (1) Victoria's Secret (1) Vitacreme (1) Vitamin E (1) Vlogger (1) Vloggerr (1) Wax Treatment (1) Waxhaus (1) Waxing (1) Website (1) Wedding (1) Whitening (1) Woman (1) akupuntur (1) babyskin (1) beauty product (1) bioderma (1) campaign (1) cc cream (1) cheese (1) cheesecake (1) clean and clear (1) cleansing balm (1) clozetteid (1) coconut (1) coldpress (1) coldpressid (1) concealer (1) dailyjuuice (1) day to night (1) detox (1) dove indonesia (1) face mask (1) face oil (1) finance (1) financial planning (1) foodie (1) foundation faker (1) fruit (1) gizi super cream (1) gradient lip (1) halal (1) hayoo (1) heimish (1) herbal (1) influencer (1) introduction (1) jakarta clinic (1) japan (1) kibocheesecake (1) korean style (1) lip tint (1) lulur (1) marketplace (1) mask (1) media (1) mengecilkan betis (1) mini (1) mizzu (1) morning story (1) natural look (1) nivea (1) olay (1) ombre lipstick (1) organic (1) personal (1) photo facial (1) posy beauty (1) primer (1) radio frequency (1) rencana keuangan (1) shower (1) sunglass (1) the balm (1) workout (1) zap (1)
 

SHOP HERE